Apakah Benar Ada Orang yang Kebal Terhadap COVID-19?

Mengungkap fakta dibalik isu masyarakat terkait individu kebal Covid-19

Kebal COVID-19

Mengapa anak-anak dapat tidak menunjukkan gejala apapun walau sudah terpapar oleh virus? Mengapa ada anggota keluarga yang tidak terinfeksi di saat anggota keluarga yang lain terinfeksi, padahal tinggal bersama? Mengapa ada orang yang tetap sehat sekalipun terpapar dengan SARS-CoV-2? Apakah ada orang yang memang kebal terhadap COVID-19?

Jauh sebelum pandemi COVID-19 merebak di dunia, para peneliti menemukan suatu tipe sel imun, yaitu sebuah jenis sel T yang spesifik, yang telah bersembunyi di dalam tubuh banyak orang selama bertahun-tahun. Saat diteliti, sel T yang spesifik ini ternyata dapat mendeteksi protein yang terdapat pada permukaan virus SARS-CoV-2. Perlu diketahui, protein yang terdapat pada berbagai virus sangat bervariasi – terdapat triliunan versi protein yang pada virus. Sel T pun juga memiliki kemampuan yang sangat spesifik untuk mendeteksi satu protein saja dari virus. Maka dari itu, penemuan sel T yang spesifik terhadap SARS-CoV-2 pada banyak orang bahkan jauh sebelum pandemi COVID-19 merupakan sebuah fenomena yang ajaib.

Penemuan ini memberikan pemahaman bahwa ternyata sudah ada orang yang memiliki kekebalan – dengan berbagai derajat kekebalan – terhadap virus ini sebelum virus tersebut pernah menginfeksi manusia. Sel T sepertinya merupakan rahasia kekebalan seseorang terhadap COVID-19. Berapa banyak orang yang memiliki sel T ini? Angkanya cukup mengejutkan, yaitu 40-60% orang.

Referensi:

https://www.smh.com.au/lifestyle/health-and-wellness/haven-t-had-covid-yet-it-s-got-to-do-with-more-than-your-t-cells-20220503-p5aiar.html

Share your thoughts